SELAMAT DATANG DI TAMBAK BLOG

Please, Translate in Your Language..

Minggu, 24 Februari 2013

Budidaya Kepiting Bakau

Sumberdaya kelautan dan perikanan merupakan salah satu kekayaan alam yang dimiliki Indonesia dan banyak dimanfaatkan oleh masyarakat. Dan selama ini, udang menjadi andalan ekspor non-migas Indonesia. Namun, sejak serangan virus white spot, produksi udang tambak menurun drastis. Bahkan informasi terakhir, udang Indonesia ditolak di Jepang.

Penolakan ini bukan kali pertama terjadi. Kontaminasi antibiotik pada udang Indonesia ini mungkin ada kaitannya dengan serangan virus tersebut. Supaya hal ini tidak terjadi lagi maka semua komponen yang terlibat dalam perudangan Indonesia harus benar-benar berbenah diri.

Sambil melakukan pembenahan dan perbaikan pada perudangan Indonesia, kepiting dapat dijadikan sebagai komoditas alternatif untuk meraup devisa. Ini mengingat, potensi kepiting di Indonesia yang sangat memungkinkan dan permintaan luar negeri yang tinggi. Indonesia dikenal sebagai negara bahari dan kepulauan terbesar di dunia dengan luas perairan laut termasuk zona ekonomi eksklusif Indonesia (ZEEI) sekitar 5.8 juta kilometer persegi atau 75% dari total wilayah Indonesia. Wilayah laut tersebut ditaburi lebih dari 17.500 pulau dan dikelilingi garis pantai sepanjang 81.000 km yang merupakan terpanjang di dunia setelah Kanada.

Sabtu, 23 Februari 2013

Budidaya Ikan Lele Dumbo

Budidaya ikan lele dumbo (Clarias gariuphinus) memang agak rumit. Karena ikan ini tidak bisa memijah secara alami seperti nila dan ikan mas. Pemijahan hanya bisa dilakukan secara buatan, atau dengan istilah lain kawin suntik. Meski agak rumit, budidaya lele dumbo telah lama berhasil dikembangkan di Indonesia. Budiadaya lele dumbo dilakukan dalam beberapa tahapan.
 
      A.      Pematangan Gonad
Pematangan gonad lele dumbo dilakukan di kolam tanah. Caranya, siapkan kolam ukuran 50 m2; keringkan selama 2 – 4 hari dan perbaiki seluruh bagian kolam; isi air setinggi 50 – 70 cm dan alirkan secara kontinyu; masukan 300 ekor induk ukuran 0,7 – 1,0 kg; beri pakan tambahan berupa pellet khusus lele dumbo sebanyak 3 persen setiap hari. Catatan : induk jantan betina dipelihara terpisah.

B.      Pematangan di bak
Pematangan gonad juga bisa dilakukan di bak. Caranya, siapkan bak tembok ukuran panjang 6 m, lebar 4 m dan tinggi 1 m; keringkan selama 2 – 4 hari; isi air setinggi 80 – 100 cm dan alirkan secara kontinyu; masukan 100 ekor induk; beri pakan tambahan (pelet) sebanyak 3 persen/hari. Catatan : induk jantan dan betina dipelihara terpisah.

Selasa, 19 Februari 2013

Abrasi Pesisir Desa Kaliwlingi


Mengembalikan tanah pesisir yg telah terkena abrasi tidaklah mudah. Hutan bakau/mangruve mgkn mjd salah satu solusinya, tapi kuatnya terpaan arus ombak laut akan sedikit menyulitkan pertahanan bibit bakau di bagian luar yang langsung berhadapan dengan laut. Bibit bakau yang tertancap di atas lumpur tentunya belum memiliki akar yang kaut untuk menahan kuat arus ombak laut. Sehingga proses penghijauan pun akan sedikit terhambat karena hal itu memerlukan perawatan dan penjagaan yang intensif.

Abrasi yang luar biasa hebatnya terjadi di Dukuh Pandansari Desa Kaliwlingi Brebes telah menenggelamkan berhektar-hektar tanah pertambakan milik warga. Hal ini karena memang dampak dari faktor alam dan kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh manusia itu sendiri. Dan itu akan terus terjadi jika tidak ada upaya penanggulangan dari warga sendiri untuk mengatasi abrasi.

Pedoman Teknis Budidaya Udang Windu

Penyiapan Sarana dan Peralatan
Syarat konstruksi tambak:
  1. Tahan terhadap damparan ombak besar, angin kencang dan banjir. Jarak minimum pertambakan dari pantai adalah 50 meter atau minimum 50 meter dari bantara sungai.
  2. Lingkungan tambak beserta airnya harus cukup baik untuk kehidupan udang sehingga dapat tumbuh normal sejak ditebarkan sampai dipanen.
  3. Tanggul harus padat dan kuat tidak bocor atau merembes serta tahan terhadap erosi air.
  4. Desain tambak harus sesuai dan mudah untuk operasi sehari-hari, sehingga menghemat tenaga.
  5. Sesuai dengan daya dukung lahan yang tersedia.
  6. Menjaga kebersihan dan kesehatan hasil produksinya.
  7. Saluran pemasuk air terpisah dengan pembuangan air.

Teknik pembuatan tambak dibagi dalam tiga sistem yang disesuaikan dengan
letak, biaya, dan operasi pelaksanaannya, yaitu tambak ekstensif, semi intensif,
dan intensif.

1) Tambak Ekstensif atau Tradisional

  • Dibangun di lahan pasang surut, yang umumnya berupa rawa-rawa bakau, atau rawa-rawa pasang surut bersemak dan rerumputan.
  • Bentuk dan ukuran petakan tambak tidak teratur.
  • Luasnya antara 3-10 ha per petak.
  • Setiap petak mempunyai saluran keliling (caren) yang lebarnya 5-10 m di sepanjang keliling petakan sebelah dalam. Di bagian tengah juga dibuat caren dari sudut ke sudut (diagonal). Kedalaman caren 30-50 cm lebih dalam dari bagian sekitarnya yang disebut pelataran. Bagian pelataran hanya dapat berisi sedalam 30-40 cm saja.
  • Di tengah petakan dibuat petakan yang lebih kecil dan dangkal untuk mengipur nener yang baru datang selama 1 bulan.
  • Selain itu ada beberapa tipe tambak tradisional, misalnya tipe corong dan tipe taman yang dikembangkan di Sidoarjo, Jawa Timur.
  • Pada tambak ini tidak ada pemupukan.

Selasa, 15 Januari 2013

Habitat dan Penyebaran Lobster

Lobster Air Tawar atau Freshwater Crayfish adalah salah satu genus yang termasuk dalam kelompok udang (Crustacea) air tawar yang secara alami memiliki ukuran tubuh relatif besar dan memiliki siklus hidup hanya di lingkungan air tawar. Beberapa nama internasional lobster air tawar ini adalah crayfish, crawfish, dan crawdad.

Berdasarkan penyebarannya, didunia ini ada 3 famili lobster air tawar, yakni famili Astacidae, Cambaridae, dan Parastacidae. Lobster air tawar Astacidae dan Cambaridae tersebar dibelahan dunia utara, sedangkan Parastacidae menyebar di dunia bagian selatan, seperti Australia, Indonesia bagian timur, Selandia Baru, dan Papua Nugini. Berdasarkan penelitian dan kajian ilmiah diketahui bahwa habitat alam lobster air tawar adalah danau, rawa, atau sungai yang berlokasi didaerah pegunungan. Disamping itu, diketahui pula bahwa lobster air tawar bersifat endemik karena terdapat spesifikasi pada spesies lobster air tawar yang ditemukan di habitat alam tertentu (native).

Anatomi dan Biologi:
Secara morfologi, spesies- spesies lobster air tawar termasuk dalam genus Cherax, famili parastacidae, ordodecapoda, kelas malacostraca, subfilum crustacea, dan filum arthopoda. Umumnya lobster air tawar memiliki ciri- ciri morfologi tubuh terbagi menjadi 2 bagian, yakni kepala (chepalothorax) dan badan (abdomen). Antara kepala bagian depan dan bagian belakang dikenal dengan nama sub-chepalothorax. Cangkang yang menutupi kepala disebut karapak (carapace) yang berperan dalam melindungi organ tubuh, seperti otak, insang, hati, dan lambung. Karapak berbahan zat tanduk atau kitin yang tebal dan merupakan nitrogen polisakarida yang disekresikan oleh kulit epidermis dan dapat mengelupas saat terjadi pergantian cangkang tubuh (molting). Tubuh terbagi dua. Bagian kepala atau clepalothorax dan badan atau abdomen.

Rabu, 12 Desember 2012

Cara Membuat Lahan Tambak Garam

Produksi garam saat ini menjadi lahan usaha yang baru dan menjanjikan bagi warga di sepanjang Pantura. Pasalnya, meski persaingan ketat di pasar global karena banyaknya garam impor, produksi garam masih tetap menjanjikan dikarenakan biaya operasional produksi yang lebih ringan dibandingkan jika tambak difungsikan untuk pengelolaan budidaya ikan.
Demikian akan sedikit saya ulas tentang cara membuat lahan baru tambak garam:

1. Persiapan Lahan
Lahan yang baik di negara maritim tentunya lahan yang potensial untuk memproduksi garam adalah lahan tambak.

2.  Pengerasan Tanah
Proses pengerasan tanah dilakukan di atas lahan tambak yang sebelumnya sudah dikeringkan. Fungsinya untuk mengurangi daya resap air asin sehingga nantinya air asin terbentuk menjadi kristal-kristal garam.

3. Membentuk Pola Aliran Air Asin
Proses membentuk pola aliran air asin ini untuk memudahkan pendistribusian air asin dari kolam penampungan air asin untuk kemudian dialirkan ke kotak-kotak pembetukan garam.

Demikian kurang lebih cara membuat lahan tambak garam.. Selamat mencoba!!

Selasa, 27 Maret 2012

Mancing Kakap Putih di Ranggon

Kakap putih atau lebih dikenal oleh penduduk pantura Ikan Pelak merupakan jenis ikan predator yang hidup di Muara. Ikan ini banyak dicari oleh para pemancing mania karena bukan hanya dagingnya yang enak tapi karena sensasi tarikannya yang mantabbb..

Hari minggu kemarin, tim kami FCB (Fishing Club Brebes) mencoba menelusuri jejak-jejak ikan kakap putih ini di muara Sigempol yakni spot mancing ranggon. Belum sampai lokasi kami sudah diberitahukan bahwa beberapa hari sebelumnya ada pemancing yang telah mengangkat kakap putih seberat 13 kg. Kami semakin penasaran dengan kabar tersebut dan tentunya menambah semangat kami untuk ikut merasakan tarikan ikan kakap putih sebesar itu.

Akhirnya tim kami kami tiba di spot yang sudah ditentukan, yakni di sebuah ranggon bambu di atas permukaan air di tengah muara.

Minggu, 23 Januari 2011

Kulit Kepiting Sebagai Bahan Baku Kosmetik

Bukan hanya dagingnya yang mempunyai nilai komersil, kulitnyapun dapat ditukar dengan dollar. Kulit kepiting diekspor dalam bentuk kering sebagai sumber chitin, chitosan dan karotenoid yang dimanfaatkan oleh berbagai industri sebagai bahan baku obat, kosmetik, pangan, dan lain-lain. Bahan-bahan tersebut memegang peran sebagai anti virus dan anti bakteri dan juga digunakan sebagai obat untuk meringankan dan mengobati luka bakar. Selain itu, dapat juga digunakan sebagai bahan pengawet makanan yang murah dan aman.
Sayang, prospek bisnis yang sangat menjanjikan ini belum mendapat perhatian yang cukup dari pengusaha. Padahal mulai dari pembenihan hingga budidayanya menjanjikan keuntungan yang besar. Banyak faktor yang menyebabkan investasi dan usaha di bidang kelautan pada umumnya sangat rendah. Tapi yang paling utama adalah kebijakan pembangunan ekonomi yang belum memihak ke bidang ini serta belum dipahaminya potensi dan peluang usaha (bisnis) di bidang ini oleh kalangan pengusaha, pemerintah, dan stakeholders lainnya.
Sebagai contoh, hingga saat ini terbatasnya alat tangkap yang dimiliki menyebabkan nelayan pencari kepiting bakau DI Kalimantan sulit berkembang. Belum adanya sinergi antara pemerintah, kalangan pengusaha dan stakeholders lainnya inilah salah satu penyebabnya. Akses pasar yang terbatas membuat hasil tangkapan nelayan yang sedikit itu dihargai rendah.

Kandungan Nutrisi Daging Kepiting

Kepiting bakau adalah komoditas ekspor yang sangat menjanjikan. Berdasarkan data yang tersedia di Departemen Kelautan dan Perikanan, permintaan kepiting dan rajungan dari pengusaha restoran sea food Amerika Serikat saja mencapai 450 ton setiap bulan. Jumlah tersebut belum dapat dipenuhi karena keterbatasan hasil tangkapan di alam dan produksi budidaya yang masih sangat minim.
Padahal, negara yang menjadi tujuan ekspor kepiting bukan hanya Amerika tetapi juga Cina, Jepang, Hongkong, Korea Selatan, Taiwan, Malaysia, dan sejumlah negara di kawasan Eropa. Sebuah perusahaan di Tarakan yang menjadi pengumpul sekaligus eksportir kepiting mengaku hanya sanggup mengirim 20 ton kepiting per bulan ke Korea, padahal permintaan mencapai 80 ton per bulan.
Kepiting banyak diminati dikarenakan daging kepiting tidak saja lezat tetapi juga menyehatkan. Daging kepiting mengandung nutrisi penting bagi kehidupan dan kesehatan. Meskipun mengandung kholesterol, makanan ini rendah kandungan lemak jenuh, merupakan sumber Niacin, Folate, dan Potassium yang baik, dan merupakan sumber protein, Vitamin B12, Phosphorous, Zinc, Copper, dan Selenium yang sangat baik.
Selenium diyakini berperan dalam mencegah kanker dan pengrusakan kromosom, juga meningkatkan daya tahan terhadap infeksi virus dan bakteri. Untuk kepiting lunak/soka, selain tidak repot memakannya karena kulitnya tidak perlu disisihkan, nilai nutrisinya juga lebih tinggi, terutama kandungan chitosan dan karotenoid yang biasanya banyak terdapat pada kulit semuanya dapat dimakan.

Senin, 13 Desember 2010

Prospek Budidaya Ikan Tambak


Usaha budidaya tambak di Kabupaten Brebes sampai saat ini masih mengalamibeberapa permasalahan antara lain : ancaman penyakit, sedimentasi yang tinggi yang menyebabkan pandangkalan saluran tambak, sulitnya mencari benih unggul, tingginya harga saprodi dan terbatasnya penerapan budidaya tambak ramah lingkungan serta rusaknya ekosistem lingkungan pesisir dan areal pertambakan sehingga produksi tidak
optimal.  Kendala dan permasalahan dalam usaha budidaya tambak perlu diperhatikan, karena selain menjadi tantangan juga  dapat menjadi ancaman untuk pengembangan budidaya tambak.  

Oleh karena itu perikanan budidaya tambak di daerah Brebes perlu dikembangkan  berdasarkan komoditas budidaya dan aplikasi teknologi budidaya yang sesuai dengan daya dukung lingkungannya. Tujuan Penelitian ini adalah a) Mengkaji profil budidaya tambak di Kabupaten Brebes b) Menganalisis prospek budidaya tambak di Kabupaten Brebes berdasarkan diversifikasi kultivan dan teknologi budidaya  c)Menentukan strategi pengembangan budidaya tambak yang sesuai  dengan potensi dan daya dukung lingkungan pertambakan di Kabupaten Brebes. 

Korean Learning and Job Info

TEKNIK SEO MUDAH DAN GRATIS | Optimasi Seo, Seo Tools, Optimasi Blog, Seo Terbaik, Seo Gratis